ADAI Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Beberapa Kampus di Malaysia

 Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia (ADAI) melakukan lawatan, sekaligus merajut jalinan kerja sama dengan beberapa kampus di negeri jiran, Malaysia, Rabu (8/2/2023).

Lawatan ini bertujuan untuk membantu realisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di kalangan dosen-dosen akuntansi yang tergabung di dalam wadah ADAI.

ADAI dan HELP University menandatangani nota kesepahaman MoU/ MoA, bertujuan untuk memperkuat kerja sama Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di ranah internasional.

Ketua ADAI Dr Arfan Ikhsan Lubis S MSi menyampaikan, terima kasih atas sambutan hangat pihak Help University kepada delegasi beberapa perguruan tinggi, berasal dari Sabang sampai Marauke sebanyak 40 PT dengan jumlah dosen 89 orang.

Turut hadir dalam kunjungan ini Dr Prihat Assih MSi AKT CSRS (Universitas Merdeka Malang), Prof Dr Rahmawati SE MSi Ak (UNS Solo), Dr Istianingsih SE MSi Ak CA (Universitas Bhayangkara Jakarta Raya), Dr Muhamad Yamin Noch SE MSA (Universitas Yapis Papua), Prof Dr Triono Edy SH MHum (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara).

Kunjungan dan penandatangan nota kesepahaman tersebut juga dihadiri Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Ketua Prodi dan Sekretaris Prodi dan dosen-dosen akuntansi Indonesia.

Di antaranya Dr Widia Astuty SE MSi QIA CPA (Sumatera Utara), Dr Jenny Morasa (Manado, Sulawesi Utara), Dr Ali Amin (Aceh), Selva Temalagi SE MSA (Ambon), Dr Lince Bulu Toding (Makasar), Dr Wahidahwati (Surabaya), Dr Andi Jam’an (Makassar), dan Dr Zul Azmi (Pekanbaru).

Hadir juga Dr Iskandar Muda, Danil Syahputra, Effriyanti, Iqlima Azhar SE MSi, Dr Meifida Ilyas, Listiya Ike Purnomo SE MM, Dr Robertus Suraji, Dr Wahidahwati, Dr Retna Safriliana, Dr Ridwan Ibrahim, Syahrijal Hidayat, Dr Tiolina Evi, Tri Auri, Tri Nadila, Evriyenni, Nadiya, dan Arsyadona.

Vice Chancellor and President Help University, Prof Dr Datuk Paul TH Chan PJN, menyambut baik dan berterimakasih atas kunjungan ADAI ke kampus mereka.

Menurut Prof Datuk Paul, HELP University menyusun strategi jangkauan globalnya untuk menawarkan program gelar berkualitas dan keahlian pendidikannya ke negara-negara ASEAN lainnya.

HELP University akan berusaha untuk berkontribusi dalam membangun enterprising Malaysia melalui pendidikan kewirausahaannya, termasuk jalur gelar konvensional dan jalur pembelajaran eksperiensial APEL.Q.

Yaitu untuk pembelajaran orang dewasa. Mobilitas mahasiswa untuk pengembangan kepemimpinan disorot sebagai bagian dari kolaborasi untuk menciptakan pemimpin masa depan untuk ASEAN.

Datuk Paul Chan dan Profesor Arfan Ikhsan Lubis (Universitas Medan) akan memimpin Kelompok Pakar Pendidikan Malaysia-Indonesia (MIEEG) untuk mengembangkan rencana strategis untuk melaksanakan kolaborasi tersebut.

Panitia Edu Tour, Dr Suginam SE MAk mengatakan, kegiatan diawali dengan diskusi ilmiah, presentasi ilmiah, dan dilanjutkan dengan penandatangan Memorandaum of Understanding (MoU).

Terkait kegiatan itu, Dr Hastuti Olivia SE MAk menyebutkan, ADAI juga memberikan cenderamata kepada HELP University berupa ulos, yang melambangkan penghargaan dan kehormatan tertinggi dalam adat dan budaya Batak. sumber