Preaload Image
Back

PENGABDIAN MASYARAKAT INTERNASIONAL VII 2026

Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia Laksanakan Pengabdian Masyarakat di Rumah Transit Gelandangan Anjung Kembara Kuala Lumpur

Kuala Lumpur, 19 Mei 2026 – Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia (ADAI) sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat Internasional VII Tahun 2026 di Anjung Kembara, sebuah rumah transit bagi gelandangan yang berlokasi di Kuala Lumpur, Malaysia.

Kegiatan internasional ini mengusung tema:

“From the Street to Self-Reliance: A Community Service Model Based on Finance, Law and Management Capacities of Homeless Individuals in Shelter in Kuala Lumpur.”

Program ini merupakan bentuk nyata kepedulian akademisi terhadap kelompok masyarakat marginal melalui pendekatan pemberdayaan berbasis kapasitas keuangan, hukum, dan manajemen. Kegiatan ini bertujuan membantu para penghuni rumah transit memperoleh pengetahuan dan keterampilan dasar yang dapat mendukung kemandirian hidup mereka di masa mendatang.

Dalam pelaksanaannya, para dosen dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan Malaysia memberikan edukasi, pendampingan, serta motivasi kepada para penghuni shelter. Materi yang disampaikan meliputi literasi keuangan, pengelolaan keuangan sederhana, pemahaman hukum dasar, penguatan mental dan motivasi hidup, serta pengembangan kemampuan manajemen diri dan kewirausahaan.

Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat internasional ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menjawab berbagai persoalan sosial kemanusiaan yang terjadi di masyarakat. Menurutnya, persoalan gelandangan tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi semata, tetapi juga menyangkut akses pendidikan, perlindungan hukum, serta pemberdayaan sosial yang berkelanjutan.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para penghuni Anjung Kembara tampak antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan. Interaksi antara akademisi dan penghuni shelter menciptakan ruang dialog yang humanis dan inspiratif, sehingga kegiatan tidak hanya memberikan manfaat edukatif, tetapi juga dukungan moral dan emosional bagi para peserta.

Pihak pengelola Anjung Kembara turut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia. Mereka berharap kerja sama dan kegiatan serupa dapat terus berlanjut guna mendukung upaya pemberdayaan komunitas gelandangan di Kuala Lumpur.

Melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat Internasional VII ini, Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan masyarakat, tidak hanya melalui bidang akademik, tetapi juga dalam mendorong transformasi sosial dan kemanusiaan di tingkat internasional.

(A.1.L)